Kulit yang sehat dan bersinar adalah impian setiap orang.
Alpukat, buah yang lezat dan bergizi, ternyata banyak manfaat luar biasa bagi kesehatan kulit wajah.
Berikut ini beberapa manfaat alpukat untuk kesehatan kulit:
1. Mencegah Kerusakan Kulit
Alpukat mengandung sejumlah zat antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari berlebihan.
Sinar UV dapat menyebabkan penuaan dini dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.
Dengan mengonsumsi alpukat secara teratur, kulit kamu akan mendapatkan perlindungan tambahan dari kerusakan sinar matahari.
2. Meningkatkan Elastisitas Kulit
Kandungan lemak tak jenuh tunggal yang sehat dalam alpukat dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi munculnya kerutan. Kulit yang elastis terlihat lebih muda dan kencang.
Dengan mengonsumsi alpukat, kamu memberikan dukungan alami bagi kolagen kulit kamu, yang bertanggung jawab untuk menjaga kekenyalan kulit.
Baca selengkapnya: Rendah Kalori, Alpukat Bisa Bantu Atasi Asam Lambung
3. Meredakan Kulit Berjerawat
Jika kamu memiliki masalah kulit berjerawat, alpukat bisa menjadi solusi alami yang efektif. Minyak alpukat mengandung sifat antimikroba yang dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi kemerahan pada kulit berjerawat.
4. Mencegah Kulit Kering
Biotin, bagian dari kompleks vitamin B yang terdapat dalam alpukat, dikenal ampuh dalam mencegah kulit kering. Bukan hanya itu, biotin juga berkontribusi pada kesehatan rambut dan kuku kamu.
Manfaat Alpukat Spesifik untuk Pria
Selain manfaat umum yang telah disebutkan, alpukat juga menawarkan manfaat khusus bagi kesehatan pria:
- Meningkatkan Kesehatan Prostat: Alpukat mengandung senyawa yang dapat membantu mencegah pembesaran prostat (BPH) dan kanker prostat.
- Meningkatkan Kesuburan: Kandungan antioksidan dan lemak sehat dalam alpukat dapat meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan pria.
- Mendukung Kesehatan Jantung: Alpukat membantu menjaga kesehatan jantung, yang sangat penting bagi pria karena risiko penyakit jantung cenderung lebih tinggi pada pria.
- Meningkatkan Energi: Alpukat adalah sumber energi yang baik karena kandungan lemak sehat dan nutrisinya, membantu pria tetap aktif sepanjang hari.
- Menurut studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Urology, konsumsi lemak sehat yang cukup dapat mendukung fungsi prostat yang optimal. Selain itu, kandungan vitamin dan mineral dalam alpukat berperan penting dalam produksi hormon testosteron, yang memengaruhi vitalitas dan energi pria.
Kemenkes RI juga merekomendasikan konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya nutrisi, termasuk alpukat, sebagai bagian dari pola makan sehat untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Berapa Banyak Boleh Makan Alpukat dalam Sehari?
Satu buah alpukat utuh mengandung 322 kalori. Itu artinya, 10 hingga 20 persen dari kebutuhan kalori tubuh seseorang sudah terpenuhi.
Jurnal of American Heart Association menjelaskan alpukat bisa menjadi bumerang jika mengonsumsi secara berlebihan.
Jika ingin mendapatkan benefitnya, terlebih kamu sedang menjalani program diet, kamu bisa konsumsi dengan tiga cara:
- Konsumsi setengah buah alpukat utuh. Dengan begitu, sudah 120 kalori yang masuk ke tubuh.
- Jika mengonsumsi sepertiga dari alpukat utuh, sudah ada 80 kalori yang kamu konsumsi.
- Jika kamu mengiris tipis-tipis buah tersebut, kalorinya juga akan lebih rendah. Jurnal menyebut ada 65 kalori yang masuk ke dalam tubuh.
Serat dalam Alpukat Lebih dari Sekadar Mencegah Sembelit
Alpukat mengandung serat larut dan tidak larut:
- Alpukat mengandung serat larut dan tidak larut. Serat larut dapat menyerap air dan membentuk gel di usus, membantu melancarkan pergerakan usus dan mencegah sembelit.
- Serat tidak larut menambah volume tinja, yang juga membantu melancarkan pergerakan usus.
- Menjaga Kesehatan Mikrobioma Usus: Serat adalah makanan bagi bakteri baik di usus. Dengan menyediakan makanan, serat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus
- Mengontrol Kadar Gula Darah: Serat dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, membantu mengontrol kadar gula darah.
- Menurunkan Kadar Kolesterol: Serat larut dapat mengikat kolesterol di usus dan membantu mengeluarkannya dari tubuh.

